Selasa, 18 Desember 2012

Ingrid Michaelson

Akhir-akhir ini lagi suka banget dengerin lagunya Ingrid Michaelson, soalnya lirik lagunya tuh simpel dan lucu-lucu gitu... ya lagu cinta-cintaan sih. eh tapi buat yang belum tau coba deh dengerin...nih gw kasih videonya..












Asik ya lagu-lagunya :)



Senin, 22 Oktober 2012

Petualangan Chubbs dan Bunch #1


Alkisah pada jaman dahulu kala di hutan sihir, hiduplah seekor beruang kecil yang sedang patah hati. Setiap hari dia selalu duduk termenung di bawah pohon pinus besar yang bisa menyala di malam hari sambil menatap ke arah sungai tiga warna yang indah, hal ini membuat hewan-hewan lain di hutan sihir merasa iba, mereka ingin sekali mengembalikan kebahagiaan si beruang kecil. Beberapa hewan mencoba menghiburnya dengan bernyanyi dan menari mengelilingi si beruang , namun tetap tidak ada hasilnya, si beruang tetap termenung sedih. Entah sampai kapan ia akan begini. Entah apa yang membuatnya patah hati, padahal ia tinggal di tempat yang sangat indah. Bayangkan saja, semua hal tersedia di hutan sihir, kamu bisa menemukan pohon bernyanyi yang ramah, binatang-binatang yang bisa berbicara, buah-buahan segar yang tak pernah habis, serta sungai-sungai kecil yang selalu bersinar dengan berbagai warna indah. Ini adalah surga bagi siapa pun yang pernah datang ke hutan sihir.

Oh iya, kembali lagi ke beruang kecil. Sebelum patah hati, beruang kecil adalah sosok yang sangat menyenangkan dan gemar berpetualang. Dia juga sangat senang menolong para penghuni hutan yang lain, tak heran ketika kini ia bersedih banyak penghuni hutan yang khawatir akan keadaannya. Eh tapi kenapa ya si beruang ini sampai patah hati?

Menurut kabar dari burung gereja, ia baru saja ditolak cintanya oleh Connie si koala, namun itu juga belum pasti kebenarannya. Berbeda dengan cerita burung gereja,  tuan rubah berpendapat jika si beruang baru saja di tinggal mati oleh kekasih pujaannya, Pina si penguin, tapi itu juga hanya cerita karangan tuan rubah saja. Entahlah tak ada satu pun penghuni hutan sihir yang mengetahui cerita sebenarnya, hanya si beruang yang tau.

Sementara itu di tepian hutan sihir, tampak seekor kelinci putih yang sedang bermain dedaunan sambil bernyanyi riang, ia melompat ke kanan dan kiri, ke depan dan ke belakang sampai-sampai ia tidak sadar jika di sampingnya ada sungai dan Byuuuuuurrr!! Si kelinci tercebur ke sungai, dia pun hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras. Ia berteriak-teriak minta tolong namun tak ada satu pun yang mendengarnya hingga akhirnya ada sebuah tangan besar yang meraihnya dan menariknya keluar dari sungai.

Sambil melompat-lompat untuk mengeringkan badannya, si kelinci mengucapkan terima kasih karena sudah di tolong “Terima kasih ya beruang gembil berperut buncit, untung aja ada kamu yang nolongin aku.” Ternyata si kelinci ditolong oleh si beruang kecil yang patah hati. Dengan wajah bingung si beruang bertanya “Hah? Gembil? Buncit?” si beruang melonggo hingga wajahnya tampak dungu.

“Iya kamu kan si pipi gembil dan perut buncit.” Kata si kelinci sambil mencet-mencet perut beruang.
“Huh! Tidak sopan, dasar kelinci gendut!” kata si beruang dengan sebal
“Yeee ngambek yaaa? Hihihihi… oh iya nama kamu siapa? Namaku Bunch si kelinci.”
“Aku beruang.” Si beruang menjawab sambil memalingkan wajahnya.
“Yee emang beruang cuma kamu aja, hayoo dong namanya siapa?” bujuk kelinci sambil lompat-lompat.
“Namaku Chubbs.”
“Woogh..namanya sesuai banget sama wujudnya, Chubbs itu dari kata Chubby kan? Pantesan pipinya gembil.”
“Biarin!” si beruang pun ngambek dan melanjutkan kembali tidur siangnya.

Melihat si beruang yang tertidur, si kelinci pun melompat dan bernyanyi sambil menunggu si beruang terbangun. Maka dengan riangnya si kelinci bernyanyi-nyanyi dengan semangat, namun suaranya yang cempreng membuat Chubbs terbangun karena merasa terganggu.
“Hei bisakah kamu menyanyi di tempat lain saja? Aku mau tidur tauuuk!!” Teriak Chubbs
“Waah kamu sudah bangun Chubbs? Cepat sekali tidurnya, nyanyianku saja belum sampai reff.”
“Bagaimana aku bisa tidur jika kamu meloncat-loncat dan bernyanyi dengan suara cempreng begitu?”
“Oh jadi menurutmu suaraku cempreng dan tidak bagus?” Bunch tampak kesal
“Iya, suaramu tidak enak! Lebih baik jangan menyan….”

Belum sempat Chubbs melanjutkan perkataannya, Bunch sudah berada di dekatnya dan bersiap untuk menendang Chubbs.

“Eh mau ngapain?” Tanya Chubbs sambil menghindar
“Mau nendang perut buncit kamu, biar kamu gak ngeledekin kelinci lagi.”
“Dih aku kan jujur, bukan ngeledek.”
“Halah, sama aja!”

Lalu Chubbs pun lari menghindar, namun Bunch tetap mengejarnya sambil menendang-nendang pantat Chubbs yang besar dan berekor pendek. Mereka berlarian mengelilingi hutan sambil tertawa riang. Semoga Chubbs bisa segera melupakan patah hatinya yang entah karena apa.

***


Sejak hari itu Chubbs tidak bersedih lagi, dia sudah memiliki teman bermain yang menyenangkan sekaligus menyebalkan, ya seekor kelinci betina bernama Bunch. Para penghuni hutan yang lain pun merasa senang melihat keadaan Chubbs yang tidak murung lagi, mereka tidak mencari-cari lagi penyebab patah hati Chubbs. Semua melupakannya, yang terpenting Chubbs sudah kembali ceria.

Di hari minggu yang cerah, Chubbs dan Bunch sedang memetik buah-buahan di tengah hutan sambil bernyanyi. Saat sedang asik bercanda sambil saling melempar-lemparkan buah berry, tiba-tiba seekor tupai muncul dengan tergesa-gesa hingga menabrak pantat Chubbs yang besar, badan tupai itu kotor seperti terkena arang, ia sangat ketakutan sekali, badannya gemetar dan wajahnya pucat. Sambil kembali berlari si tupai berteriak “Cepat selamatkan diri kalian, hutan sihir diserang!!”

“Hah? Ada apa?” Tanya Chubbs
“Tidak ada waktu untuk menjelaskan, sudahlah lari saja dan selamatkan diri kalian.” Kata tupai itu sambil terus berlari meninggalkan Chubbs dan Bunch yang masih terlihat bingung.

“Apa yang sebenarnya terjadi Chubbs?” Tanya Bunch khawatir
“Entahlah, aku pun bingung Bunch. Sebaiknya kita tanya binatang lain.” Jawab Chubbs sambil berusaha mencari-cari binatang yang bisa ia tanya-tanya.

Namun tidak satu pun binatang yang sempat memberikan penjelasan, semua sibuk menyelamatkan diri. Segerombolan burung-burung gereja terbang dengan cepat, begitu juga dengan hewan lainnya seperti monyet, harimau, kerbau dan lainnya. Suasana hutan sihir tiba-tiba jadi mencekam, semua terburu-buru menyelamatkan diri. Apakah yang sebenarnya terjadi di hutan sihir? Kenapa semua penghuni tampak tergesa-gesa menyelamatkan diri? Siapakah sebenarnya yang menyerang hutan sihir? Tunggu kelanjutan kisahnya.


Minggu, 21 Oktober 2012

Update #CerpenPeterpan


Hai-hai...

Maaf ya saya lama baru update lagi soal cerpen peterpan. Jadi gini ceritanya, semua urusan sebenarnya sudah beres, cerpen sudah terkumpul, perijinan nama peterpan dari Andhika (the titans) pun sudah aman dan penerbit pun sudah ada, bahkan disain cover buku juga sudah dibuat. Kabar baiknya lagi, beberapa cerpen kalian juga sudah sempat dibaca oleh personil Noah.
Hanya saja, kita terhambat dipihak manajemen Noah yaitu musica, mengingat jadwal kegiatan Noah sudah disusun saat Ariel masih di rutan. Sehingga kita terpaksa harus menunggu sampai semua urusan dan kegiatan mereka selesai baru buku ini bisa terbit.
Selain itu juga, buku kisah lainnya masih dijual, dikhawatirkan jika cerpen peterpan diterbitkan saat ini akan mengacaukan penjualan buku kisah lainnya. Maka dari itu semoga teman-teman bisa maklum, kami semua juga sedang mengusahakan.

Sebenarnya buku ini bisa saja terbit cepat, tapi tanpa membawa nama peterpan dan lagu hanya dijadikan kutipan saja, tapi ternyata banyak penulis yang menyayangkan jika seperti itu karena percuma bikin cerpen peterpan tanpa ada nama peterpannya, akan sama saja seperti cerpen biasa.

Dan saya juga minta maaf karena lama tidak memberi kabar, karena saya sendiri masih menunggu dan memang belum ada kabar apa-apa lagi. Jadi kalau memang ada kabar, pasti segera saya kabarkan bahkan sebelum kalian bertanya :)

Mari kita berdoa bersama ya, atau kalau ada di antara teman-teman yang punya kenalan di musica mungkin bisa membantu agar kita bisa segera menyelesaikan project cerpen ini. Terima kasih.



Selasa, 16 Oktober 2012

Laki-laki dari negeri dongeng


Apakah kalian pernah bermimpi tentang kapal selam yang terbuat dari wortel?
Apakah kalian pernah bercita-cita menunggangi kuda bertenaga roket?
Atau membuat rumah musim panas dari semangka segar?
Mungkin bagi sebagian orang itu adalah hal yang gila, aneh dan tidak masuk akal. Tapi buat saya, itu adalah hal-hal yang selalu menjadi mimpi saya sedari kecil. Sebuah mimpi yang selalu saya harapkan menjadi nyata.

Pernah suatu hari di masa kecil, saya berkhayal saat melihat berita di tv tentang penebangan hutan. Saya berkhayal melakukan sebuah petualangan seru bersama prajurit pohon dari hutan sihir untuk menggagalkan penebangan pohon. Dalam petualangan itu kami mengajak semua tumbuhan untuk bersatu menakut-nakuti para penebang, Panglima Jati yang mewakili spesies pohon jati akan memimpin petualangan ini, sementara Jendral Pinus dan Kapten Cemara bertugas menyusun strategi perang sedangkan Prajurit Kapuk bertugas untuk menyebarkan berita dengan bantuan dari Tuan Angin dan Pasukan Kumbang. Dalam khayalan saya, semua terasa begitu nyata sampai-sampai saya ingin tetap tinggal dalam khayalan itu.

Lalu pada hari berikutnya saya mendengar ayah yang mengeluh tentang menipisnya lapisan ozon. Sambil mendengarkan ayah bercerita, saya berkhayal berpetualang bersama Ksatria dari negeri langit. Petualangan dimulai saat Ksatria langit turun ke bumi untuk mengajak saya membantu mereka mengatasi bencana akibat menipisnya lapisan ozon. Mereka mengendarai kuda terbang berwarna putih yang memiliki mesin roket di dekat ekornya. Kami pun terbang mengelilingi bumi dengan kecepatan tinggi untuk mengatasi bencana. Petualangan kami dibantu oleh banyak pihak, sebut saja Tuan Awan, Pangeran Angin, Ibu Bumi dan Raja Samudera. Kami semua saling bahu membahu menyelamatkan kehidupan yang ada di bumi agar tidak musnah.

Tidak hanya itu saja, rasanya hampir semua hal yang ada di sekitar saya sepertinya memiliki dongeng sendiri, termasuk saat saya sedang membantu ibu memasak di dapur. Sambil melihat bentuk sayur dan buah-buahan saya mulai berimajinasi tentang kendaraan keren yang bisa saya gunakan dari sayur mayur dan buah-buahan.  Saya berpikir menggunakan wortel sebagai kapal selam, selain karena bentuknya yang menurut saya cukup aerodinamis (yang sejujurnya saya ga tau apa artinya aerodinamis), wortel juga bagus untuk penglihatan sehingga saya dapat melihat lebih jelas di dalam air yang gelap. Lalu rumah semangka segar saat musim panas, bayangkan saja kesejukan dan rasa manis semangka yang penuh dengan air akan membuat saya merasa nyaman saat musim panas tiba dan banyak hal lainnya.

Ya begitulah sebagian khayalan masa kecil saya yang masih selalu terbawa sampai saat ini. Selain itu bisa berbicara dengan hewan juga adalah impian saya dan sejujurnya, saya masih yakin kalo sebenarnya saya memiliki kekuatan super yang tersembunyi hingga saatnya tiba :)



Selasa, 11 September 2012

Senja dan gerimis


Banyak hal yang aku ingin angankan ketika senja tiba.
Bersamamu, misalnya.
Menertawakan banyak hal lalu berbicara tentang apa saja.
Tidak hanya itu, aku juga sering memikirkan untuk menggenggam tanganmu,
Mendengarkanmu bersenandung,
Atau membiarkanmu bersandar di pundakku,
Sambil mensyukuri nikmat Tuhan dalam senja.

Sedangkan saat gerimis turun,
Aku ingin kamu ingat tentang hangat.
Aku ingin membuat dingin takluk dalam peluk.
Aku ingin membuat degup dalam kecup.
Aku benar-benar ingin bersamamu menikmati rintik-rintik dinamis,
Atau sebut saja gerimis biar romantis.

Bagaimana jika senja datang bersama gerimis?

Aku rasa jika itu terjadi, senja akan sangat bersedih.
Karena langit merah jingga yang biasa menemaninya akan berwarna lebih gelap.
Sedangkan gerimis, dia hanya bisa membiarkan dirinya terjatuh,
Tidak banyak yang bisa dilakukannya untuk menghibur senja,
Meski itu bukan salahnya.

Entahlah, mungkin kita yang berada di antara senja dan gerimis harus belajar melawan gravitasi.
Menahan air mata agar tidak terjatuh.
Karena pasti senja dan gerimis akan membawa banyak kenangan dan beberapa kisah sedih.

Aku hanya bisa berdoa agar  ingin yang aku angankan bersamamu, bisa menjadi nyata.
Ya… semoga.
Semoga kau juga menginginkan bersamaku.


- @wira_panda dan @gerimis_



Sabtu, 01 September 2012

Rindu dan Peluk

Kepada Shasha,

hari ini aku sangat memikirkanmu...

aku sering sekali memejamkan mata saat memikirkanmu. dalam pikiranku itu, aku menciptakan sebuah dunia kecil yang hanya ada kita. Di sana kita selalu punya waktu lebih banyak dari kenyataannya dan aku tidak perlu berpamitan pulang untuk menumpuk rindu lebih banyak.

Shasha..

kamu tahu jika rindu itu hanya tercipta untuk orang yang paling kamu sayangi dan kamu syukuri keberadaannya? Ya, semoga ini membuatmu mengerti kenapa aku sering berkata "aku rindu" padamu. aku harap kamu tidak pernah bosan mendengarnya.

Shasha..

apakah kamu juga menyukai hujan sepertiku? jika iya, aku ingin sekali menghadiahi payung rindu untukmu agar kita bisa berpelukan di bawah hujanan cinta. aku ingin memelukmu yang lama sekali, mungkin eng.. sampai kita sesak napas :p


kamu tahu, Shasha..

aku suka sekali pelukan, apakah kamu juga suka? semoga saja iya, agar kita bisa saling bertukar peluk setiap hari. ah Shasha... aku benar-benar rindu kamu teramat sangat, semoga kelak Tuhan mengijinkan kita merenta dalam cinta.


Shasha, aku sayang kamu lebih dari sejuta bintang di langit dan semoga akan terus begitu sampai Aa Gym nekat pake narkoba dan Rhoma Irama mau jujur kalo rambutnya itu palsu.



ps: tulisan ini dibuat untuk pacar saya Shasha Disyacitta yang sering saya tinggal lembur kalo weekend.



Kamis, 23 Agustus 2012

Senja di Batas Khatulistiwa #8 - Djatmiko

Dik Susi Marina Dewi...

Apa kabarmu dik? Akhirnya aku berhasil lolos dari serbuan maut di gunung, rupanya Tuhan masih ingin kita bertemu. Saat ini aku sedang berada di rumah sakit daerah untuk penyembuhan luka-luka pasca perang. aku baru saja membaca suratmu kebetulan pak pos sedang berkunjung dan dia memberikan beberapa surat darimu yang tidak sempat aku terima karena sedang dalam peperangan.

Dik Susi,

Apakah dengan terpaksa kau akan menerima pinangan anak walikota yang bernama Soetopo itu?
Apakah demi orang tuamu kamu merelakan dirimu?
Ah, aku sungguh menyesali diriku yang tidak bisa berbuat banyak saat ini.
rasanya hati ini hampir mampus dikoyak-koyak sepi tiap kali aku memikirkan hubungan kita.

Kamu tahu dik?

Setiap hari aku merajut mimpi tentang kita dengan benang-benang rindu, namun selalu saja ada jarum sepi yang menusuk jemari mimpiku. rasanya sakit sekali.
Dan saat ini dik, entahlah bagaimana rasanya... aku tahu, keadaan tidak akan lebih baik meski aku mengatakan "aku baik-baik saja."

Baiklah dik, insya Allah minggu depan aku akan datang menemuimu. aku ingin menjemputmu dan berbicara baik-baik dengan keluargamu. aku sadar banyak sekali perbedaan antara aku dan kamu namun kita sama dalam satu hal. kita saling mencintai dengan cara yang sama meski dengan keyakinan yang berbeda.

Sesungguhnya dik, ada satu hal yang harus aku katakan padamu mengenai kondisiku saat ini... Dari 5 tentara yang tersisa di gunung saat itu hanya aku dan sersan Fuad yang masih hidup. namun ada satu kenyataan pahit dik, saat aku membopong sersan Fuad.. kaki kiriku tertembak dan kini... kakiku terpaksa diamputasi. Apakah kamu masih akan menerimaku dengan keadaan seperti ini?



Yang sedang dilanda rindu membabi buta..



Sersan. Djatmiko Hardjotaruno


ps: balasan surat bisa dibaca --> di sini